Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Tuesday, September 27, 2011

Memilih keramik Kamar Mandi

sumber gambar disini


Keramik adalah bahan yang paling populer yang digunakan sebagai bahan pelapis dinding dan lantai kamar mandi. Keramik memberi efek yang bersih, mudah dibersihkan dan nyaman menggunakan kamar mandi. Selain itu harga dan desainnya juga variatif. Hal ini menjadikan keramik menjadi pilihan utama dibanding kan bahan pelapis lainnya.

Untuk memilih keramik lantai keramik kamar mandi, pilihlah yang bertekstur kasar, terutama jika jenis kamar mandi basah. Kondisi kamar mandi yang lembab dan basah, menjadikan kamar mandi menjadi tempat yang disenangi tumbuhnya lumut. Jika tekstu lantai kasar maka pengguna tidak gampang tergelincir. Untuk warna, pilihlah warna yang terang. Warna terang akan memberikan kesan bersih pada kamar mandi anda. Lagi pula, akan lebih mudah mendeteksi tumbuhnya lumut yang membahayakan pengguna jika terlalu lama dibiarkan.

Untuk dinding kamar mandi, pilihlah yang berwarna terang. Keramik yang berwarna gelap cenderung mudah kotor. Noda sabun yang menempel di dinding keramik lebih terlihat pada keramik yang berwana gelap. Sehingga dinding keramik terlihat bercak-bercak putih. Membersihkannya cukup merepotkan. Hindari membersihkan keramik dengan alat pembersih yang mengandung asam. Cairan ini akan mengikis lapisan keramik, dan membuat kotoran kemudian lebih mudah melekat di keramik tersebut.

Warna coklat muda adalah pilihan yang paling baik untuk anda yang tidak terlalu sempat melakukan bersih-bersih kamar mandi. Warna ini menutupi warna kotoran, namun tetap memberi kesan elegan.


sumber gambar disini

Sunday, May 1, 2011

Berapa biaya membangun rumah di Medan?

Seringkali pertanyaan diawal ketika hendak membangun rumah adalah berapa biaya yang dibutuhkan?.

Dalam perencanaan anggaran biaya, maka alokasi dana akan terbagi dalam dua bagian besar yaitu:
1. Biaya Material
2. Biaya Upah Tukang

(Upah arsitek, tidak masuk dalam perhitungan RAB, tapi sudah dibicarakan diawal proses pembangunan. Perhitungan RAB termasuk bagian dari jasa Arsitek)

Cara menghitungnya, umumnya menggunakan Analisis BOW; yaitu teknik perhitungan biaya warisan pendidikan Belanda. Saat ini juga sudah ada metode menggunakan SNI.
Untuk beberapa produk baru, seperti rangka baja ringan, biasanya produsennya memiliki analisa perhitungannya sendiri. Jika tidak ada, maka dapat dihitung oleh si Arsitek/Estimator secara manual, berdasarkan pengalaman di lapangan, atau perkiraan.

Nah, Jika anda ingin membangun rumah, untuk spesifikasi Keramik kelas KW 1, Atap Genteng dan rangka baja, dengan bentuk atap yang sederhana secara kasar anda dapat menghitungnya berdasarkan luasan per meter persegi bangunan yang diinginkan.

Misalnya ingin membangun rumah dengan luas 36 m2. Untuk daerah Medan dan sekitarnya, prediksi kasar biaya pembangunan rumah 1 lantai adalah sebagai berikut:
36m2 x Rp.1.300.000,-
Biaya diatas termasuk biaya material dan upah bangunan.

Biaya tentu saja untuk kualitas bangunan yang standart. Semakin mewah bahan yang digunakan, semakin rumit bentuk dan detail yang akan dibangun semakin mahal pula biaya yang dibutuhkan, baik bahan maupun upah tukangnya.

Untuk memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan sebanding dengan kenyamanan yang diinginkan disinilah dibutuhkan arsitek di perencanaan dan pengawasan selama proses pembangunannya.



Tuesday, September 7, 2010

Berapa Imbalan Jasa Arsitek?

Salah satu keengganan masyarakat menggunakan jasa arsitek adalah ketidakjelasan upah/imbalan jasa arsitek. Kebanyakan mengira, arsitek hanya untuk orang-orang yang kaya yang tidak memperhitungkan berapa dana yang dikeluarkannya bagi sebuah kepuasan. Ataupun malah mengira tak akan sanggup membayar jasa seorang arsitek, padahal sebenarnya kemampuannya cukup untuk menggunakan jasa arsitek, sehingga keinginannya lebih maksimal terwujud dengan bantuan arsitek.

Dugaan ini wajar saja ada, karena memang persoalan upah di dunia profesi tidak begitu transparan. Tentulah tingkat pengalaman, kelihaian dalam tawar menawar menjadikan persoalan upah menjadi fleksibel.

IAI sebagai asosiasi profesi bertugas untuk membuat standarisasi ini. Tujuannya agar terjaga iklim usaha yang sehat, tidak ada saling banting harga yang ujungnya adalah mematikan profesi arsitek secara keseluruhan. Hal ini telah diatur IAI dalam Pedoman hubungan kerja antara arsitek dan pengguna jasa. Dalam pedoman ini, cukup detail diuraikan bentuk hubungan kerja hingga bersaran imbalan jasa arsitek sesuai dengan pengalaman/jangka waktu dia berprofesi sebagai arsitek. Pedoman ini mungkin masih perlu di revisi juga. Misalnya, perbedaan upah/imbalan jasa arsitek di tiap kota disesuaikan dengan standar upah minimun regional yang ada. Namun, tantangan terbesarnya adalah, penerapan dan pemantauan pedoman ini terlaksana atau tidak di masyarakat. (Pedoman dapat di download dengan klik disini)

Pada prinsipnya, ada beberapa pendekatan dalam perhitungan upah jasa arsitek sesuai dengan kebutuhan dan mekanisme kerjanya.
  1. Berdasarkan persentasi biaya bangunan. Ukurannya adalah 3%-7% dari biaya pembangunan. Misalnya biaya pembangunan adalah 100 juta, maka upah arsitek adalah 3-7 juta rupiah. Besaran persentasinya tergantung dengan besar biaya bangunan, tingkat kerumitan desain atau kompleksitas desainnya. Misalnya, Bangunan rumah tinggal sederhana, dengan Butik. Butik menuntut kerumitan desain lebih tinggi dibanding rumah tinggal sederhana. Merancang butik perlu memperhatikan aspek sirkulasi parkir, desain yang menarik pengunjung, pencahayaan dan lain-lain.
  2. Berdasarkan luasan dari jumlah lantai yang di desain serta kelengkapan gambar yang dibutuhkan. Misalnya pengguna jasa ingin merenovasi ruang tamu seluas 10m2. Maka 10m2 x Rp......(upah jasa arsitek/m2). Biayanya variatif. Untuk ini akan ada negosiasi atara pengguna jasa dengan si arsitek. Semakin rumit tentu semakin mahal.
  3. Berdasarkan lama waktu bekerja. Perbulan, per hari atau perjam. Ada Arsitek yang bekerja di sebuah konsultan, developer, kontraktor ataupun perusahaan yang membutuhkan jasa arsitek. Nah, biasanya si Arsitek di gaji berdasarkan lama waktu bekerja. Seperti umumnya karyawa, di gaji bulanan. Namun ada juga yang dibayar harian, bahkan per jam. Ini untuk bentuk jasa yang bersifat konsultasi.
Jika anda ingin menggunakan jasa arsitek, jangan ragu, bertanyalah dulu imbalan jasa yang selayaknya dibayar, dan apa saja keluaran desain yang didapatkan. Sebaiknya memang tertulis dalam bentuk kontrak kerjasama. Hal ini akan lebih bermanfaat dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan selama proyek berlangsung.

Jika anda arsitek..Komunikasi dan teknik bernegosiasi memang amat dibutuhkan di profesi ini. Jika tidak ingin terlalu repot bernegosiasi, maka bekerja di sebuah perusahaan mungkin lebih nyaman dari bekerja sendiri.

Monday, October 5, 2009

Tips bagi awam: Membangun Rumah Tahan Gempa


Bencana Gempa kembali merobohkan bangunan di tanah air kita. Duka ditinggal kan orang-orang yang di cintai adalah kehilangan harta yang paling berharga. Indonesia di hadapkan kenyataan, bahwa sebagian besar kepulauan berada dalam lempeng kulit bumi yang menjadikannya daerah yang harus siap dari ancaman gempa akibat pergerakannya. Kita harus berbenah diri mempersiapkan diri dari kemungkinan jatuhnya korban. Mempersiapkan tempat bernaung menjadi tempat yang nyaman, aman dan kokoh dari ancamn bencana. Khususnya bencana gempa yang telah begitu sering kita alami.

Tak bisa di pungkiri, banyak bangunan kita saat ini menggunakan bahan beton bertulang dan dinding bata. Material ini cukup nyaman untuk berlindung dari panas dan hujan. Saat gempa terjadi, memang jenis ini paling banyak memakan korban. Terutama bangunan berlantai lebih dari satu. Korban biasanya jatuh tertimpa dinding, beton atau terjebak di dalamnya.

Permasalahannya bukanlah di bahan bangunan, tetapi kekokohan struktur bangunan. Masih banyak Masyarakat kita yang terlalu sepele dengan struktur bangunan yang kokoh. Jika kita melihat rumah-rumah yang roboh pada gempa Yogya yang lalu, yang hancur adalah rumah yang tidak memiliki tulangan besi pada kolomnya. Hanya sambungan bata satu lapis (dinding) yang menyokong bebang bangunan. Kasus gempa di Padang, ada bangunan lama yang di renovasi dan di tambah lantai bangunannya. Ini menunjukkan tidak ada perhitungan struktur yang tepat untuk melindungi bangunan.

Merencanakan/memperhitungkan kekokohan struktur bangunan, tenaga ahlinya adalah tamatan jurusan teknik sipil. Namun prinsip dasarnya wajib diketahui Arsitek, selaku tim ahli yang berperan dalam pengawasan proses pembangunan. Perhitungan Struktur Bangunan mempertimbangkan beban bangunan, dan beban pengguna bangunan, serta beban yang ditimbulkan faktor luar dan alam, seperti beban angin, beban gempa, dan lain-lain. Memang perhitungan struktur tidak serta merta melindungi secara total manusia dari bencana, tapi minimal direncanakan untuk menghindari robohnya bangunan dalam waktu singkat, yang biasanya berakibat pada jatuhnya korban.

Selain proses perencanaan, proses pengawasan saat pembangunan adalah sangat penting di perhatikan. Banyak kasus perencanaan yang di salah gunakan saat proses pembangunan, dikerjakan tidak sesuai dengan perencanaan. Karena sulit mendeteksi kesesuaian struktur bangunan yang telah rampung di bangun, kesempatan ini sering di manfaatkan oleh kontraktor untuk membangun tidak sesuai dengan jumlah yang direncanakan untuk keuntungan sepihak oleh kontraktor. Jelas ini sangat merugikan pemilik / pengguna bangunan kelak. Sering sekali kerugian disadari seperti saat nasi telah menjadi bubur.
Sering juga terjadi, meski pemilik mengetahui ketidak sesuaian perencanaan dengan pelaksanaan, mereka diam saja. Umumnya ini terjadi karena biaya yang minim untuk pembongkaran dan pembangunan kembali.

Untuk menghindari hal ini, pemilik maupun calon pengguna harus benar-benar memperhatikan struktur bangunan yang akan di gunakannya saat proses pembangunan. Berikut beberapa tips sederhana, agar bisa mengawasi dan mengevaluasi proses pembangunan agar aman dari bahaya bencana Gempa.

Perhatikan Ikatan besi tulangan

1. Begel harus mengikat dengan baik


2. Jarak antar begel untuk bangunan satu lantai biasanya 15-20 cm. semakin ketengah, jaraknya semakin besar. Besi begel untuk satu lantai diameter 6-8 mm. Di pasaran, jika membeli besi, diameternya yang kita pesan biasanya lebih kecil beberapa milimerer. kualitas yang bagus adalah yang sangat mendekati. misal, ingin membeli besi 6mm, ukuran sebenarnya adalah 5,9999 mm. Ukurlah dulu sebelum membeli.

3. Oya...pilih mutu besi tulangan yang baik. ciri-ciri umumnya, tidak mudah berkarat, ada merek dagang yang terukir di setiap produknya. INGAT: Hati-hati memilih produk!

4. Untuk daerah rawan gempa, pilihlah besi ulir untuk besi tulangan utama. Besi ini mengikat beton dan besi dengan kuat sehingga kokoh menerima gaya yang diakibatkan gempa

5. SANGAT PENTING!. Perhatikan tiap sambungan struktur. Contohnya : Balok dengan Kolom. Lebihkan sebanyak minimal 20 cm dari pertemuan besi balok dengan kolom untuk penyempurnaah ikatan.
Logikanya, jika ada balok/kayu yang disambung berbentuk 4 persegi, yang di hempas kelantai, Bukan baloknya yang lebih dulu patah tetapi Ikatanlah yang lebih dulu terlepas. Di banyak kasus bangunan roboh, sambungan ini hanya sekedar berbentuk pengait. Tukang terbiasa melakukan jenis ikatan yang hanya sekedar mengkait ini. Jadi awasi benar-benar!. Jangan di cor sebelum memastikan semua sambungan struktur mengikuti prinsip ini.

6. Setiap sudut dinding harus ada kolom. Kolom adalah penyangga bangunan diatas pondasi. Inilah yang berupa besi yang di rangkai tegak. Ukuran besi ada 2, tulangan utama, biasanya 4 besi berdiameter 8 mm, di ikat dengan gelang segi empat yang disebut dengan begel, umumnya besi berdiameter 6 mm.

7. Setiap luas dinding 12m2 persegi, harus ada kolom. Jadi kalau pada bangunan berlantai satu, yang tingginya biasanya adalah 3-4 meter, setiap jarak 3 meter harus ada kolom.

8. INGAT!...dinding tidak menyangga bangunan. Dinding hanya mampu menyangga bebannya sendiri pada luas tertentu. Penyangga/Penyalur beban ini lah yang disebut struktur. yaitu pondasi, sloof (balok diatas pondasi), kolom, balok, kuda-kuda dan atap.

9. Akan lebih aman jika di atas dan/atau di bawah kusen, di tambahkan besi diameter 6 yang terhubung/terikat erat dengan kolom.

10. Campuran Semen untuk bagian struktur harus tepat.

Perhatikan Pada Pekerjaan Kuda-kuda/Atap:

11. Pada kuda-kuda, Gunakan bahan yang ringan, tapi bisa menyokong beban atap di atasnya. Masyarakat kita umumnya digunakan adalah kayu. Pastikan setiap sambungan kayu, di ikat oleh plat besi. Jika bentang terlalu lebar, yaitu di atas 6 meter, maka antar sambungan kayu kuda-kuda harus di ikat dengan lebih dari satu baut. Jika menggunakan Aluminium trust yang sedang nge-trend saat ini, pastikan mendapatkan garansi dari perusahaannya. Demikian juga bahan atap, pilih yang ringan tapi kuat.

12. Pastikan antara kuda-kuda dengan balok bangunan (ring balok) terikat dengan erat

13. Antar kuda-kuda di ikat oleh 2 balok angin yang di pasang saling menyilang. (lihat gambar)

Lain-lain…tapi tak kalah penting

14. Mintalah bantuan Arsitek untuk mendesain dan membantu mengawasi proses bangunan Anda, tapi ingat, anda juga harus tetap mengawasi bangunan anda.

15. Jika bangunan lebih dari satu lantai, gunakan arsitek dan jangan ragu-ragu menggunakan jasa ahli struktur, untuk memastikan kekuatan bangunan pada desain si arsitek.

16. Anda dilindungi undang-undang Bangunan . Jika bangunan anda roboh, karena salah perhitungan maka Arsitek dan ahli struktur bisa di gugat agar bertanggung jawab. Jika bangunan anda roboh karena pemborong tidak membangun sesuai dengan desain yang dibuat oleh Arsitek, mereka juga harus bertanggung jawab.

Selamat mengawasi bangunan anda!.

Link terkait:
tapak bumi
cara merenovasi bangunuan di gempa bengkulu
detail struktur
alternatif desain rumah tahan gempa

Wednesday, September 9, 2009

Kitchen Sink yang OK

Di Indonesia, Kitchen Sink sudah jadi bagian dapur yang tidak dapat dipisah lagi. Praktis, bersih, tidak banyak berbasah-basah, jika menyuci perkakas atau bahan makanan.

Meskipun cukup membantu kaum dapur, seringkali air bekas cucian merembes ke sisi luar kitchen sink yang bersentuhan dengan penggunanya. Celemek cukup membantu untuk menghindari pakaian dari noda yang di timbulkan.

Selain celemek, kondisi ini bisa di hindari pada detail pemasangan Kitchen Sink. Kemiringan kitchen sink harus benar-benar di pastikan mengalir ke arah saluran pembuangannya. Rembesen air juga bisa di hindari dengan memiringkan sisi dinding terluarnya, agar percikan air mengalir ke arah kitchen sink.

Umumnya sisi ini di buat datar oleh tukang, tapi ada nat antar keramik yang kemudian mengalirkan percikan air keluar dari arah kitchen sink.

Dengan memiringkan sisi ini, hal tersebut bisa di hindari. Sehingga kaum dapur bisa lebih leluasa menggunakan kitchen sink tanpa khawatir celemek basah lagi.