Bagiku menjadi Arsitek adalah cita-cita. Setiap garis desain yang tercipta juga adalah cita-cita. Cita-cita untuk kualitas hidup manusia lebih baik. Rumah maya ini adalah rekam jejak dan berbagi cita-cita.
Showing posts with label karya. Show all posts
Showing posts with label karya. Show all posts
Monday, July 3, 2017
Sunday, June 2, 2013
Sunday, March 10, 2013
Tuesday, February 16, 2010
Tuesday, November 4, 2008
Sunday, April 13, 2008
mY nEXT pROject : LyBrarY

Proyek ku selanjutnya dalah sebuah perpustakaan untuk SMK di Idi, ibu kota Kabupaten Aceh Timur. Ukuran 18 x 8 m. Masih dalam proses proposal untuk mendapatkan bantuan dana DAK (Dana Alokasi Khusus).
Mencari inspirasinya, jalan-jalan dulu ke Yogya. Memang kegiatan kantor saat itu pun sedang lagi sibuk-sibuknya. Hampir sebulan gambarnya terbengkalai cuma dalam oret-oret tak berkonsep.
Sepulang dari Yogya, 3 hari ku kebut lengkap gambar, dan RAB nya.
Bentuknya sebenarnya sederhana, hanya bangunan 8 x 18 m dengan atap pelana. Namun aku teringat ketika SMP dulu, perpustakaan itu ruangan yang terkesan suram dan berdebu. Maka dalam perencanaan bangunan ini aku ingin buat perpustakaan bergaya anak muda. Atap teras jadi sasaran utamaku, sebagai vocal poit. Atap pelana 2 buah mencolok, dan disusun mirip buku yang terbuka. Merupakan simbol buku yang memang jadi penghuni perpustakaan.
Agar membaca tetap terang meski tak ada lampu, Perpustakaan ini ku berikan jendela, dan dinding glass blok. Sedikit ventilasi untuk menghindari debu.
sret..sret...
kalau lagi di hati, mendesain sangat menyenangkan.
kalau tidak..wuihhh terbeban banget.
eh..eh..lagi di hati atau dah kebelet jadwal ya?
heheh...
semoga proyek ini jebol dah...
kalau lagi di hati, mendesain sangat menyenangkan.
kalau tidak..wuihhh terbeban banget.
eh..eh..lagi di hati atau dah kebelet jadwal ya?
heheh...
semoga proyek ini jebol dah...
Thursday, December 13, 2007
Mesjid UISU : Karya yang terkubur

Kliping ini sejarah karyaku. Tanda mata dari rapuhnya apresiasi masyarakat terhadap profesi arsitek.
Sempat terlonjak kaget aku dapat telepon siang itu, mantan bosku menanyakan sudah kah aku lihat koran waspada hari itu.
"Belum...tentang apa Pak?" tanyaku balik kebingungan.
"Mesjid UISU akan dibangun, ada gambar desainnya. apakah itu gambar desain mu yang dulu?".
Dulu aku pernah didatangi seorang arsitek untuk membuat gambar 3 dimensi Mesjid UISU, karena dia tidak mahir menggambar dengan komputer. Dengan senang hati kukerjakan, hitung-hitung pengalaman, ditambah lagi UISU adalah universitas tertua di Sumatera Utara. Bisa menggoreskan karya disana sebagai arsitek pemula adalah sebuah kebanggan tersendiri. Dari Pak Hendrik, nama arsitek tersebut, aku tahu kalau sebelumnya proyek ini dialihkan dari arsitek sebelumnya, Pak Nawawi, karena dianggap desainnnya tak sesuai dengan selera yayasan. Kebetulan sekali, Pak Nawawi adalah pembimbing tugas akhirku. Ada daya tarik tersendiri disaat coba menyaingi orang yang pernah mendidik aku.
Gambar desain Pak Hendrik ternyata kemudian berubah-ubah, karena tak sesuai dengan selera yayasan, akhirnya karena butuh keluaran gambar yang cepat, aku juga turun dalam desain-mendesain. Denah mesjid kami rembuk berdua. tampak hampir seluruhnya karyaku. seminggu kemudian 3 dimensinya selesai.
kudengar kabar yayasan menyukai gambar itu. selanjutnya tinggal gambar struktur. Tapi Pak Hendrik tak muncul-muncul sejak itu.
Beberapa bulan kemudian aku lewat Kampus UISU, dan ternyata Mesjid lama tersebut sudah mulai dibagun baru. Tertegun aku melihat lekuk kanopinya yang memodifikasi eksisting bangunan lama.Astaga...ini karyaku.
Ku tanya pada Tukang yang sedang bekerja,
"Pak, Arsitek nya bernama Pak Hendrik ya?."
"iya..Kenapa dik?"
"Saya mau ketemu, Kapan Bapak itu datang lagi?"
"O..sudah lama tidak datang dik..tidak tahu kenapa".
Kuhubungi nomor telepon Pak Hendrik. Dan nomor itu tak berlaku lagi. aku kehilangan jejak. Mantan atasanku yang dulu mengenalkannya pun kehilangan jejaknya.
Nyaris 2 tahun berlalu setelah kejadian itu, Mesjid itu tak dilanjutkan lagi pembangunannya.
Dan berita di Surat kabar hari itu, memperjelas status pembangunannya. Akhirnya, yayasan berniat membongkar keseluruhan struktur bangunan lama karena sudah terlalu tua. Desainnya seperti yang ada pada gambar. Di gambar oleh salah seorang Arsitek yang setahuku adalah dosen Sipil, jebolan sipil bukan arsitek.
Dan entah kenapa ...aku merasa gambar di kliping itu adalah bentuk sederhana dari desain ku.
aku cuma bisa gigit jari.
Tak lama kemudian, UISU bentrok. Kampus besar itu pecah karena perebutan kekuasaan di Yayasan. Mesjid itu entah sampai kapan akan menunggu saat berdirinya lagi.


Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Anda tidak perlu menjadi seorang kriminal untuk membangun sebuah penjara atau sakit untuk membangun sebuah rumah sakit! Sebaliknya, apa yang...
-
Nah..ni botol hijau paling familiar ditemukan. Misalnya botol sirup Kurnia, Botol Kecap, botol bir. Klo selesai lebaran bingung buang kem...











