PORTOFOLIO KARYA ARSITEKTUR

Sunday, May 1, 2011

Berapa biaya membangun rumah di Medan?

Seringkali pertanyaan diawal ketika hendak membangun rumah adalah berapa biaya yang dibutuhkan?.

Dalam perencanaan anggaran biaya, maka alokasi dana akan terbagi dalam dua bagian besar yaitu:
1. Biaya Material
2. Biaya Upah Tukang

(Upah arsitek, tidak masuk dalam perhitungan RAB, tapi sudah dibicarakan diawal proses pembangunan. Perhitungan RAB termasuk bagian dari jasa Arsitek)

Cara menghitungnya, umumnya menggunakan Analisis BOW; yaitu teknik perhitungan biaya warisan pendidikan Belanda. Saat ini juga sudah ada metode menggunakan SNI.
Untuk beberapa produk baru, seperti rangka baja ringan, biasanya produsennya memiliki analisa perhitungannya sendiri. Jika tidak ada, maka dapat dihitung oleh si Arsitek/Estimator secara manual, berdasarkan pengalaman di lapangan, atau perkiraan.

Nah, Jika anda ingin membangun rumah, untuk spesifikasi Keramik kelas KW 1, Atap Genteng dan rangka baja, dengan bentuk atap yang sederhana secara kasar anda dapat menghitungnya berdasarkan luasan per meter persegi bangunan yang diinginkan.

Misalnya ingin membangun rumah dengan luas 36 m2. Untuk daerah Medan dan sekitarnya, prediksi kasar biaya pembangunan rumah 1 lantai adalah sebagai berikut:
36m2 x Rp.1.300.000,-
Biaya diatas termasuk biaya material dan upah bangunan.

Biaya tentu saja untuk kualitas bangunan yang standart. Semakin mewah bahan yang digunakan, semakin rumit bentuk dan detail yang akan dibangun semakin mahal pula biaya yang dibutuhkan, baik bahan maupun upah tukangnya.

Untuk memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan sebanding dengan kenyamanan yang diinginkan disinilah dibutuhkan arsitek di perencanaan dan pengawasan selama proses pembangunannya.



2 comments:

Tasta Jaya Gulo said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Rachman said...
This comment has been removed by a blog administrator.