Thursday, August 16, 2007

Baja Ringan


PERNAH Anda bayangkan betapa dahsyatnya akibat dari serangan rayap
di rumah Anda? Lemari pakaian jadi hancur dan seluruh pakaian
beraroma lembab. Atau lemari makan yang bolong bagian belakangnya
dan serbuk kayu bercampur tanah bertebaran menimbulkan rasa jijik.
LEBIH parah lagi kalau pasukan rayap itu menyerang rangka atap rumah
kita yang mengusung beban genteng keramik yang demikian berat.
Bayangkan jika ratusan keping genteng tersebut ambruk ke bawah
menimpa seisi rumah hanya karena ulah pasukan rayap yang imut-imut
berwarna putih.

Ringan

Kini ada solusi untuk mengatasi masalah rayap tersebut, yakni rangka
atap baja ringan (light steel frame). Sesuai namanya, material untuk
rangka atap ini memang terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran
zinc dan aluminium (zinc-alum). Material ini sudah diproduksi secara
massal di Indonesia setidaknya oleh tiga perusahaan/industri , yang
antara lain adalah lisensi dari perusahaan/industri berbasis di
Australia.

Rangka baja ini terdiri dari lempengan-lempengan panjang (profil)
yang bervariasi bentuk dan ukurannya sesuai fungsi masing-masing
dalam struktur rangka atap.Untuk kuda-kuda atau rangka utama dan
gording, profil baja ringan ini biasanya berbentuk "I" atau "U"
terbalik dan memiliki ukuran yang lebih besar. Sedangkan reng ialah
pengikat kuda-kuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-
kuda dan gording, serta mengikat kuda-kuda dan gording tersebut
hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh. Lempengan reng adalah
profil yang paling kecil bentuk dan ukurannya. Fungsinya sebagai
penahan genteng atau jenis atap lainnya dan sebagai pengatur jarak
setiap baris genteng agar lebih rapi dan lebih "mencengkeram" .

Kelebihan

Kelebihan dari material atap ini ialah bobot beratnya yang demikian
kecil dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Dengan daya
tahan terhadap tekanan dan tarikan yang lebih unggul daripada
material rangka kayu serta bobot materialnya sendiri yang demikian
ringan, rangka atap baja ringan mungkin menjadi pilihan utama para
developer dan pemilik rumah di kemudian hari. Terbukti beberapa
developer di luar Pulau Jawa memakai baja ringan ini sebagai
perangkat atap, semisal Perumahan Puri Mutiara dan Bukit Baruga di
Makassar. Juga beberapa rumah mewah tertentu.

Pabrikasi

Dengan sistem pabrikasi (perakitan) yang begitu efisien dan praktis,
rangka atap baja ringan dapat memenuhi tuntutan akan efisiensi waktu
dalam penyelesaian suatu gedung.
Pabrikasi dalam konteks ini ialah suatu sistem perakitan bukan di
lokasi/titik terpasang perangkat terkait sehingga memungkinkan
akurasi yang sangat tepat akan berbagai ukuran yang ada pada gambar
kerja.

Rangka atap baja ringan (dalam kasus ini) diset sesuai spesifikasi
yang tertuang dalam gambar detail mengikuti bentuk dan ukuran yang
terinci. Dalam bentuk yang hampir atau telah utuh setelah diikat dan
disatukan oleh jepitan sekrup atau sejenisnya, material rangka atap
dinaikkan pada posisinya di atas pasangan dinding bata atau balok
beton. Setelah berada pada dudukan yang tepat, lalu
dilakukan "pengikatan" mengikuti prosedur teknis selanjutnya. Dengan
sistem pabrikasi ini, rangka atap baja ringan dapat dikerjakan
terlebih dahulu atau bersamaan dengan dimulainya pekerjaan awal
pembangunan suatu gedung, misalnya, saat dilakukan galian fondasi
atau pelaksanaan tiang pancang. Dan, ketika pemasangan dinding bata
telah mencapai level tertentu yang diinginkan, rangka atap baja
ringan siap ditempatkan pada posisinya.

Kekurangan

Namun, sistem pabrikasi yang efisien dan praktis tidak berarti lepas
dari berbagai kendala atau kekurangan. Meskipun perakitan telah
mencapai kesempurnaan dan presisi yang tinggi, problem lain telah
menanti. Masalah yang paling umum ialah tidak adanya presisi pada
garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang menjadi
tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Dengan
demikian, diperlukan revisi berupa penambalan, pengganjalan, ataupun
pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level.
Pada kasus lain, sering dijumpai pemuntiran pada bagian rangka atau
profil baja tertentu akibat kecerobohan pemasangan. Dan, yang sangat
fatal adalah kelalaian dalam peletakan posisi profil baja yang
berfungsi sebagai reng. Hal itu mengakibatkan kurang rapinya
pemasangan genteng pada tahap selanjutnya.

Selain itu, masalah biaya menjadi kekurangan yang lain. Mahalnya
harga pemasangan rangka atap baja ringan ini yang berlipat kali
dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu membuat golongan
menengah-bawah belum dapat menikmati kenyamanan temuan arsitektur
yang inovatif ini.

Namun, di sisi lain, patut juga dihitung nilai keuntungan dari
penggunaan material baja ringan ini ketimbang material kayu yang
sering diganggu rayap sehingga memerlukan perawatan dan bahkan
penggantian menyeluruh pada jangka waktu tertentu.

Harus cermat

Tidak pelak lagi, pengerjaan rangka atap baja ringan ini dituntut
konsentrasi dan kecermatan tinggi. Pelaksanaan dengan intensitas
yang begitu tinggi (misalnya pada perumahan dengan jumlah unit yang
sangat banyak) dan apalagi dituntut deadline waktu senantiasa
menimbulkan berbagai kesalahan di lapangan.
Keterburu-buruan merupakan awal dari keserampangan pelaksanaan
pekerjaan. Padahal, untuk pekerjaan rangka atap yang sifatnya
struktural, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian.
Diperlukan pengawasan yang ekstra ketat pada saat pemasangan rangka
atap tersebut. Maka, hendaknya dihindarkan penyerahan kepercayaan
sepenuhnya kepada tukang atau mandor bangunan saja.
Kenyataan di lapangan menunjukkan demikian banyak kecerobohan dan
ketidaktelitian pengerjaan rangka atap baja ringan ini di berbagai
lokasi perumahan, juga di Jawa.

Beberapa saran

Ada beberapa saran yang hendaknya dipertimbangkan sebelum memakai
material baja ringan produksi suatu pabrik/industri tertentu sebagai
rangka atap. Masing-masing produsen memproduksi material baja ringan
ini dengan profil yang berbeda bentuk atau cetakannya. Oleh karena
itu, sangat penting untuk memilih material baja ringan yang kuat
berdasarkan perhitungan struktur bentuk profilnya.

Sebaiknya dihindarkan jatuhan adukan semen pada profil saat
melakukan plesteran dinding atau ketika pemasangan nok genteng.
Adukan semen yang jatuh, selain mengganggu kebersihan dan kerapian
perangkat kuda-kuda, memiliki daya lekat yang sangat kuat dan dapat,
yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan coating material baja
tersebut. Lapisan atau coating berfungsi sebagai pelindung material
baja ringan dari proses korosi atau karat. Dengan lapisan tersebut,
daya tahan material baja ringan terhadap karat menjadi empat kali
lipat daripada baja biasa.

Karena itu, sangat penting untuk tidak melakukan goresan apa pun
terhadap lempengan (profil) rangka atap baja ringan. Proses karat
biasanya akan muncul pada lubang-lubang bekas bor untuk pemasangan
sekrup lantaran di bagian ini lapisan coating telah terkelupas.
Tetapi, kita tak perlu cemas benar. Setiap produsen material baja
ringan ini menyediakan garansi bagi produk mereka. Pilihan garansi
bervariasi antara 5 hingga 25 tahun. Sangat meyakinkan dan cukup
menciptakan rasa tenang di hati kan?

Yoppy OL Pemerhati Masalah Rumah



1 comment:

Marko said...

selain atap baja ringan, karena rayap juga makan gipsum, kain, kulit, kayu, kabel, kertas dll.

sehingga atap baja ringan saja tidak cukup.

harus pakai sistem Exterra juga.

ada operatornya di Indonesia.

buka aja webnya di www.termitenator.net dan minta saja survey gratisnya.